1 Apr 2011

Ada “Malaikat” di Antara Sesaknya Busway..


Dalam tulisan ku kali ini, aku ingin menuliskan sebuah perasaan takjub ku karena aku melihat sosok “malaikat” diantara kondisi berdesakan nya para penumpang di dalam bus transjakarta (busway). sosok yang menurut ku sangat luar biasa, dan sangat menginspirasi bagi manusia Indonesia.

peristiwa ini ku alami hari ini (hari jum’at tanggal 1 april 2011), lebih tepat nya pada saat ku ingin pulang kerumah. seperti rutinitas ku saat meninggal kan tempat ku kuliah, aku jalan menelusuri jalan trotoar tuk menuju halte Bus way “pancoran barat”, dan sesampai di halte ku menjalani rutinitas yang biasa, yakni membeli tiket di loket, dan menunggu kedatangan bus yang sangat lama batang hidung nya. setelah bus datang, aku beserta penumpang lain yang se halte memasuki bus yang ternyata telah padat, bahkan sangat padat. dan akhir nya bus melaju dari halte “pancoran barat” tuk menyusuri jalan jakarta yang tengah dilanda rutinitas berupa kemacetan tuk menuju terminal pinang ranti. selama di perjalanan bus masih padat sekali, meskipun di beberapa halte ada penumpang yang turun, namun setelah itu ada penumpang lain yang naik tuk menggantikan.

nah pada saat di halte “cawang BNN”, aku sudah mendapat tempat berdiri yang nyaman menjauh dari pintu bus way yang bertulis “hati-hati terjepit dilarang berdiri di dekat pintu”. setelah bergeser yang lebih dalam tuk berdiri, akhir nya saya mendapat tempt yang nyaman tuk berdiri. saya berdiri berhadapan dengan seorang ibu yang ternyata memiliki hati se mulia malaikat. hal itu saya dapati ketika bus memasuki toll jagorawi yang menuju taman mini, pada saat itu, sang ibu yang berada di depan saya mempersilahkan dan bersedia membagi bangku tempat duduk bus way yang kecil dengan seorang mbak2 yang berdiri tepat di samping saya, dan akhir nya si mbak bersedia duduk setengah bangku dengan si ibu tersebut.

setelah keluar toll bus way merapat di halte “taman mini garuda”, hampir seluruh peumpang turun dan meninggalkan bus way. dan akhir nya saya yang berdiri pun mendapat jatah tuk duduk, dan saya mendapat tempat tepat di sebelah kanan ibu tersebut, dan akhir nya si ibu itu di apit oleh saya, dan si mbak2 yang td di beri setengah tempat duduk oleh si ibu mendapat tempat duduk penuh dibelakang supir, setelah bangku itu ditinggali oleh penumpng sebelumnya.

selama menyusuri jalan menuju terminal pinang ranti, saya mencoba ngobrol dengan ibu tersebut, dengan kata pembuka: “ibu luar bisa.. sangat luar biasa”, dan jawab oleh ibu itu ‘emang kenapa mas??”, dan saya menjawab kembali “ya karena ibu masih peduli walau kondisi bus sangat padat”, kata si ibu “ya itu sudah menjadi kebisaan saya mas” lantas “apa motivasi ibu tuk berbuat mulia itu??” timpal saya kembali. dan ibu itu menjawab “ya saya yakin dengan membantu orang lain, Tuhan pasti akan memperlancar urusan kita” dan tak terasa bus akan memasuki tujuan akhir, dan sebagai kalimat penutup saya berkata “teruskan ibu..teruskan niat mulia ibu, karena bangsa ini butuh sosok manusia seperti ibu tuk berubah, LUAR BIASA IBU SANGAT MENGINSPIRASI SAYA..”

ya semoga sepenggal pengalaman saya ini dapat menjadi penggugah kita tuk peduli dengan lingkungan sekitar kita, dan selalu gunakan hati dalam bertindak, ayo kita contoh hati malaikat nya si ibu tadi.. kepada sang ibu, terima kasih karena tindakan ibu menginspirasi saya.[kompasiana]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Coretannya yang ditunggu untuk kebaikan bersama....