Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan lainnya dapat membantu kita dalam banyak hal dan membuka banyak kesempatan bagi kita. Tapi, siapa sangka ternyata jejaring sosial juga dapat mendatangkan petaka bagi penggunanya.

AP Photo
Jejaring sosial merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi banyak orang. Anda dapat berhubungan dengan teman Anda dengan mudah, terutama bagi mereka yang sudah lama tak bertemu dan tinggal berjauhan.
Tak hanya itu, di jejaring sosial Anda juga bebas mengemukakan pendapat dan perasaan Anda dengan teman, serta mengetahui keadaan teman Anda lainnya.
Walaupun menyenangkan dan memiliki banyak manfaat, ada hal negatif dari sebuah jejaring sosial. Kali ini MSN mencoba untuk mengangkat beberapa bahaya dari jejaring sosial sehingga Anda dapat lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan jejaring sosial yang ada.
Inilah bahaya-bahaya tersebut :
1. Mengintai orang
Berbagai jejaring sosial dapat dengan mudahnya Anda gunakan untik melihat/ mengamati orang yang mungkin Anda tak kenal di dunia nyata. Anda pasti tak asing lagi dengan istilah 'mengintai Facebook', istilah yang digunakan ketika Anda melihat-lihat profil orang yang Anda tak kenal sama sekali
Dan yang lebih parahnya, Anda dapat menjadi 'pengintai' teman, mantan pacar atau bahkan pacar teman Anda melalui berbagai jejaring sosial yang ada.2. Pencurian identitas

AP Photo
Untuk mengakses jejaring sosial, Anda membutuhkan password untuk memastikan bahwa Anda yang masuk ke akun Anda. Namun apa yang terjadi jika Anda secara tak sengaja memberikan password Anda dan membuat orang lain dapat mengakses akun Anda? Hal ini sungguh bahaya sebab "identitas" Anda dicuri secara langsung.
Dan lebih bahanya lagi, dengan pencurian identitas tersebut dapat mengakibatkan penipuan dan pemerasan melalui akun Facebook dan jejaring sosial lainnya, apalagi jika menggunakan akun Anda untuk mengirimkan pesan-pesan kepada teman-teman Anda, orang mudah percaya terhadap sesuatu yang dikirim melalui jejaring sosial.
3. Kehilangan pekerjaan

AP Photo
Ada beberapa kasus dimana seseorang kehilangan pekerjaannya akibat komentar atau apa yang mereka tulis dalam jejaring sosialnya.
Oleh sebab itu, ada baiknya Anda pikir dahulu apa yang akan Anda tulis dalam berbagai jejaring sosial Anda.
4. Membuat orang lain malu
Banyak orang ingin agar privasi dan juga kehidupan pribadinya tetap terjaga dan hanya diketahui oleh sedikit orang.
Namun, walaupun Anda telah memproteksi akun jejaring sosial Anda, bisa jadi teman Anda tidak. Dan bisa saja akibatnya Anda menjadi malu akibat bebagai foto dan juga apa yang dituliskan oleh teman Anda di jejaring sosialnya.
5. Penyalahgunaan oleh anak kecil

AP Photo
Dari data yang ada, 7,5 pengguna Facebook, sebagai salah jejaring sosial terbesar di dunia, berusia dibawah 13 tahun!
Penggunaan Facebook dan jejaring sosial lainnya yang berlebih dapat menyebabkan anak-anak menjadi seorang pengintai di masa depannya, atau membuatnya dirinya tidak aman karena terlalu banyak memberikan info di jejaring sosialnya. Untuk itu, tampaknya perlu ada pendampingan bagi seorang Anak agar dapat lebih bijaksana dalam menggunakan berbagai jejaring sosial.
![]()
6. Penyalahgunaan oleh anak kecil
Bingung aku, benar-benar bingung.Sekarang saya ingin bertanya kepada anda terlebih dahulu, Apa yang membuat anda tertarik dengan facebok? Jika anda sebagai salah seorang fecebook'ers anda wajib menjawab pertanyaan saya ini. Tetapi jika tidak memiliki facebook, tetapi memiliki sedikit pengetahuan tentang facebook, hukumnya sunah (menurut kitab karya empu satrio ;) ) menjawab pertanyaan ini.
Saat ini facebook, memang sudah bukan menjadi barang langka dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak orang tua, remaja, bahkan anak-anak yang sudah memiliki facebook. Tetapi yang menjadi pertanyaan sekarang, sudah efektifkah penggunaannya. Jika anda menggunkan facebook sebagai media silaturahmi dengan keluarga, kerabat, teman dan mencari informasi bermanfaat, maka anda adalah orang yang bijak. Tetapi jika anda menggunakannya untuk sarana mencari masalah dengan orang lain, maka anda adalah orang yang buruk. Memang betul, kata dosen matematika saya Pak Supriyono M.Sc. Kata beliau saat ini facebook hanya dimanfaatkan sebagai sarana untuk menulis hal-hal yang kurang produktif. Facebook saat ini dijadikan buku harian online bagi banyak orang. Terusik peratanyaan dalam hati, "buku harian kok diketahui banyak orang ". Jawabannya ada pada anda sendiri.
Suatu hari saya sedang mencari aritikel tugas, berhubung hari itu sya tidak membawa laptop dan buku-buku di perpustakaan kurang begitu lengkap, saya pun searching di Lab Komputer Kampus. Tanpa disengaja saya menemukan beberapa gambar yang sedikit membuat saya tertawa geli. Entah siapa yang menyimpan gambar tersebut. Yang pasti, gambar tersebut berisikan tentang adu mulut seorang polisi dengan beberapa masyarakat. Parahnya, adu mulut itu di lakukan di "FACEBOOK". Perkiraan saya, karena adu mulut itu, menggunakan kata-kata yang tidak mengenakan hati, konflik tersebut akan menghasilkan rasa dendam diantara kedua pihak. Hal inilah yang di takutkan MUI, Facebook dijadikan sarana untuk memperburuk suasana dan merusak hubungan silaturahmi di antara penggunanya. Jangan heran, saat pekembangan awal facebook di Indonesia, MUI sempat mengeluarkan fatwa HARAM bagi para penggunanya.
Anda dapat melihat gambar yang saya maksud di atas, dan silahkan bertertawa ria melihat sifat kekanak-kanakan mereka yang tidak patut di tiru ini.

Saling mengejek satu sama lain.

Gak Penting Banget.

Masih saling mengejek, tidak ada kata DAMAI.

JANGAN DI TIRU YA>.................
Ini gambar pelakunya!
Sekarang anda sudah melihat, penyalahgunaan facebook yang dapat membuat dua kubu saling mengejek, saling dendam dan yang paling penting " GAK GUE BANGET". Saya harap setelah membaca postingan ini, anda dapat lebih bijak menggubakan facebook.
Semoga Bermanfaat.
http://news.id.msn.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Coretannya yang ditunggu untuk kebaikan bersama....