22 Jun 2011

Biar Terkepung, Masih Facebookan

Residivis Jason Valdez terkepung. Pasukan SWAT telah siap menyerbu, meski mereka harus berhitung cermat karena Jason menyandera seorang wanita.

Pada kondisi seperti itu, Jason seharusnya panik, bukan? Ternyata tidak. Bahkan selama drama penyanderaan selama 16 jam tersebut, ia masih sempat mengu-update status Facebook-nya sebanyak 6 kali—dan mendapatkan setidaknya selusin teman baru.

Peristiwa tersebut terjadi di Utah, ketika Jason hendak diamankan karena mengabaikan perintah pengadilan berkaitan dengan kepemilikan obat terlarang. Ketika polisi datang, Jason langsung menyandera seorang wanita bernama Veronica dan drama pengepungan pun terjadi. “Polisi sedang mengepung saya. Situasi yang menyebalkan, namun saya siap untuk segalanya” demikian update pertama Jason di akun Facebook-nya.

Setelah itu, hampir 100 balasan mengalir, termasuk dari keluarganya yang meminta Jason untuk menyerah. Namun tidak sedikit pula teman-temannya yang memberi dukungan, bahkan memberi tahu kalau tim SWAT sedang bersembunyi di balik semak-semak. Jason pun membalas: “Terima kasih sobat”.

Drama pengepungan tersebut berakhir pukul 9 pagi, ketika tim SWAT menyerbu kediaman Jason. Mungkin karena terdesak, Jason langsung menembak dadanya sendiri dan kini berada dalam keadaan kritis.

Polisi sendiri menganggap pengepungan tersebut bisa berlangsung lebih singkat jika Jason tidak mendapat bantuan dan dukungan dari teman-temannya. Namun juru bicara kepolisian, Letnan Danielle Croyle, mengaku bingung menghadapi situasi ini. “Kami harus mengkajinya terlebih dahulu, apakah teman-teman Jason bisa dikenakan tuntutan hukum karena membantu buronan polisi” ungkap Croyle.


http://www.infokomputer.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Coretannya yang ditunggu untuk kebaikan bersama....