15 Jun 2012

Pengemis Jaman Sekarang Tak Terima Duit Recehan

Tambah Banyak Saja Pengemis Sekarang
Ternyata para pengemis (peminta-minta) tidak mau menerima uang recehan misalnya saja di kawasan Lhokseumawe, makin menaikan 'tarif' mengemisnya. Mereka menolak menerima uang recehan yaitu uang logam pecahan Rp 200 sampai Rp 500, dengan dalih tidak laku lagi sebagai alat jual-beli.
Seperti dialami Dimas, seorang warga Lhokseumawe yang ikhlas menyedorkan uang receh pecahan Rp 500, Rp 200 dan Rp 100 pada seorang pengemis yang sedang meminta-minta di kopi Cekmat Lhokseumawe, Rabu (6/6/2012) pagi.  Namun, ia kaget saat tiga lempeng uang logam itu dikembalikan. Sipengemis sambil berkata, "Tak perlu uang itu, karena sudah tak laku lagi."
Pernyataan si pengemis menjadi topik pembicara warga kota Lhokseumawe, sebab sebelumnya Pimpinan BI Lhokseumawe, Zulfan Nukman, mengeluarkan surat himbauan bahwa semua uang recehan yang belum ada pernyataan resmi  BI untuk ditarik dari peredaran, pasti  masih berlaku. Bahkan bila memang warga banyak menyimpan uang pecahan dipersilahkan untuk menukar ke BI atau bank lainnya.(*) sip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Coretannya yang ditunggu untuk kebaikan bersama....